Langkah Mudah Budidaya Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis)

Kacang panjang (Vigna sinensis) merupakan salah satu tanaman sayuran sebagai sumber vitamin dan mineral. Fungsingnya sebagai pengatur metabolisme tubuh, Meningkatkan kecerdasan dan ketahanan tubuh serta memperlancar proses pencernaan karena kandungan seratnya yang tinggi. 


Kacang panjang dapat dibedakan menjadi 2 kelompok yaitu kelompok merambat dan tidak merambat. Kelompok kacang panjang yang banyak dibudidayakan adalah kelompok yang merambat, cirinya tanaman membelit pada ajir dan buahnya panjang sekitar 40-70 cm berwarna hijau atau putih kehijauan.

Kacang panjang dapat ditanam di dataran rendah dan tinggi, menghendaki tanah yang subur, gembur dan kaya humus. Drainase baik dan tanah tidak tergenang serta pH antara 5,5 - 6-5. Waktu tanam yang baik yaitu pada musim kemarau.

Proses Budidaya Tanaman Kacang Panjang
Persiapan lahan
  • Pengolahan tanah dan dibentuk bedengan dengan arah timur barat, ukuran lebar 120 cm dan panjang sesuai petakan, tinggi 30-40 cm. Jarak antar bedengan dapat dibuat dengan ukuran 40-50 cm.
  • Pemberian pupuk kandang pada bedengan dengan dosis 20 sampai 25 ton/ha kemudidan diratakan.
  • Satu minggu kemudian diberi pupuk dasar urea dengan dosis 25 kg/ha dan bedengan dihaluskan serta diairi. Selanjutnya bedengan ditutup dengan mulsa plastik hitam perak.

Persiapan benih
  • Benih dipilih dari buah kacang panjang yang sudah di siapkan sebelumnya, keadaan buah yang dijadikan benih sudah tua, kering, sehat dan utuh. Atau untuk benih dapat diperoleh dengan membeli di bibit ditoko pertanian.
  • Kebutuhan benih untuk penanaman dengan area 1 ha sekitar 15-20 kg.

Cara tanam 
  • Membuat lubang tanam pada mulsa plastik dengan jarak tanaman yaitu 60x30 cm.
     
  • Benih ditanam secara tunggal pada lubang tanam, jumlah 2-3 benih perlubang.
     
  • Penyulaman untuk tanaman yang mati dilakukan 1 minggu setelah tanam.



Pemeliharaan
  • Penyiraman dilakukan setiap hari. Pada saat berbunga hingga berbuah dilakukan penyiraman lebih intensif.
     
  • Penyiangan dilakukan setelah pemupukan atau jika ada gulma.
     
  • Pemasangan ajir untuk merambatkan tanaman dilakukan 14 hari setelah tanam.
     
  • 21 hari setelah penanaman, tanaman kacang panjang diberi tambahan pupuk urea dengan dosis 25 kg/ha.

Pengendalian hama dan penyakit
  • Thips sp., gejala daun bergaris kecil earna perak, mengerting dan menggulung
     
  • Agrotis ipsilon, gejala tanaman roboh/terpotong karena larva menyerang batang atau pucuk tanaman terutama pada tanaman muda.
     
  • Maruca testulalis (penggerek polong), gejala yaitu polong kacang pajang akan berlubang dan didalamnya terdapat ulat. 
Ketiga hama tersebut dapat dikendalikan dengan obat insektisida. Sedangkan untuk penyakit dapat dikendalikan dengan obat fungisida. Contoh penyakit penting yang biasa menyerang tanaman kacang panjang ialah :
  1. Bercak daun (Cercospora vigna), gejala ditandai dengan muncunya bercak-bercak pada daun, kemudidau daun menjadi rusak dan akhirnya rontok.
     
  2. Karat daun dan busuk polong (Colletotrichum sp). Gejala bercak daun, daun akan berwarna cokelat dan jika menyerang buah makan buah akan membusuk.

Panen dan pasca panen 
1. Panen
  • Panen pertama bisa dilakukan setelah umur 50 hari setelah tanam
  • Kriteria panen, buah berpolong padat dan berwarna hijau segar
  • Tanaman dapat diproduksi sampai sekitar 4 bulan, dengan interval setiap 5 hari sekali pemanenan. Tiap ha dapat menghasilkan 5-6 ton.

2. Pasca panen 
  • umur petik yang tepat
  • Penyimpanan pada tempat yang tepat (dingin dan lembab)
  • Buah/polong dilakukan pengikatan.
  • Menghidari terjadinya luka pada buah.
  • Keranjang dilapisi kertas atau plastik sebagai wadah  untuk pengangkutan.

Demikian sedikit penjabaran tentang langkah mudah budidaya tanaman kacang  panjang (Vigna sinensis). Dimuat berdasarkan sumber brosuk pertanian dengan judul "Budidaya Kacang Panjang". Gambar dimuat berdasarkan penelusuran google gambar dengan pencarian kata "budidaya kacang panjang, penanaman kacang panjang, pemeliharaan dalam budidaya kacang panjang". Sekian, semoga dapat menjadi referensi bacaan yang bermanfaat! Terimakasih.